EWF | BI Ungkap Pembatasan Beli Valas Bukan Kebijakan Dadakan
BI tegaskan pembatasan beli dolar AS tanpa dokumen pendukung sebesar USD 25.000 pada Juni 2026 adalah bagian dari strategi stabilisasi valas sejak 2005.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
BI tegaskan pembatasan beli dolar AS tanpa dokumen pendukung sebesar USD 25.000 pada Juni 2026 adalah bagian dari strategi stabilisasi valas sejak 2005.
Dana Pihak Ketiga valas tumbuh 10,87 persen pada April 2026.
OJK mencatat simpanan valas naik pada April 2026, didorong pertumbuhan deposito valas dan suku bunga yang kompetitif.
Sebelumnya, BI telah memperketat pembelian valas tanpa dokumen underlying dari US$ 100 ribu menjadi US$ 50 ribu.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menegaskan, bahwa selain menggunakan instrumen suku bunga, BI juga memperketat aturan transaksi valuta asing (valas) di dalam negeri.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan kebutuhan valuta asing (valas) terpenuhi saat permintaan meningkat akibat faktor musiman pada periode April hingga Mei 2026. Perry mengatakan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sentimen negatif masih menggantung di atas rupiah dan pasar saham Indonesia. Pada Kamis (30/4/2026), keduanya melemah dan rontok atas aksi jual asing yang dipicu sentimen lokal...
OJK memastikan bank memiliki manajemen risiko likuiditas valas yang kuat dan memadai, termasuk melalui pengaturan dan pemantauan rasio likuiditas.
BCA menyatakan pelemahan rupiah hingga level Rp17.300 tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perseroan karena portofolio kredit valas hanya sebesar 4,9%.
BI mencatat transaksi spot dolar Amerika Serikat menurun usai kebijakan pembelian valuta asing diperketat.