EWF | Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak US$150 per Barel, RI Masih Dijaga
Menkeu Purbaya menilai Presiden AS Donald Trump, motor perang Iran dengan AS dan Israel, bakal kelabakan jika harga minyak dunia menyentuh US$150 per barel.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menkeu Purbaya menilai Presiden AS Donald Trump, motor perang Iran dengan AS dan Israel, bakal kelabakan jika harga minyak dunia menyentuh US$150 per barel.
AS memberikan dispensasi singkat kepada sejumlah negara untuk membeli minyak Rusia demi mengatasi krisis pasokan minyak di tengah konflik Timur Tengah.
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Putra Mahkota Saudi MBS dilaporkan melobi Donald Trump untuk melanjutkan perang dan menggulingkan rezim Iran di tengah konflik Timur Tengah 2026 yang memanas.
Approval rating Donald Trump anjlok ke 36% menurut survei Reuters/Ipsos. Publik kecewa atas lonjakan harga BBM dan serangan militer AS ke Iran yang dinilai tak aman.
Pangeran MBS dikabarkan mendesak Donald Trump untuk terus menggempur Iran demi stabilitas Teluk dan ekonomi. Simak analisis lengkap persaingan Riyadh vs Teheran.
Pasar energi global diguncang dugaan praktik perdagangan orang dalam (insider trading) setelah terdeteksi adanya posisi perdagangan senilai USD580 juta atau setara Rp9,8 triliun yang dibuka sesaat sebelum pengumuman kebijakan penting…
Presiden Trump kirim sinyal baur: klaim misi militer di Iran hampir usai namun tambah 2.500 pasukan. Ketidakpastian ini picu gejolak harga minyak dan pasar saham.