EWF | Investasi Jepang Rp370 Triliun Bakal Guyur Indonesia, Sektor Apa Saja?
Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani kerja sama ekonomi senilai USD22 miliar atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani kerja sama ekonomi senilai USD22 miliar atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang.
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kerja sama Indonesia-Jepang senilai Rp 384 triliun. Kerja sama ini fokus energi bersih dan hilirisasi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengumuman 10 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dengan nilai mencapai 22,6 miliar...
Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Senin, 30 Maret 2026. Salah satunya soal Bank of America.
Gugatan wanita itu menuduh Bank of America punya informasi operasi perdagangan seks Jeffrey Epstein tapi memilih keuntungan ketimbang melindungi korban.
IHSG mencatat pelemahan tipis sepanjang perdagangan pekan ini, di tengah lonjakan signifikan pada nilai transaksi harian di pasar saham.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik global mulai menekan ruang fiskal Indonesia. Bahkan, dalam skenario tertentu, beban subsidi energi diperkirakan bisa membengkak jauh di atas...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menempatkan dana tambahan Rp100 triliun di perbankan untuk mendorong perputaran ekonomi, terutama di sektor produktif yang dekat dengan masyarakat. Bank Mandiri menjadi salah satu bank yang…
Bisnis emas Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi salah satu pendorong kinerja. Hingga Februari 2026, pengelolaan emas mencapai sekitar 22,5 ton.
OJK menyebut ada sejumlah bank kategori KBMI (Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti) III yang berpotensi naik kelas menjadi KBMI IV tahun ini.