EWF | Libanon Jadi Titik Panas yang Memecah Trump dan Netanyahu
Hubungan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu dilaporkan memanas setelah operasi militer Israel di Libanon dinilai mengganggu negosiasi AS dan Iran.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Hubungan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu dilaporkan memanas setelah operasi militer Israel di Libanon dinilai mengganggu negosiasi AS dan Iran.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketergantungan industri nasional terhadap bahan baku impor dinilai masih menjadi tantangan besar bagi daya tahan manufaktur Indonesia. Di tengah tekanan geopolitik global, kenaikan biaya logistik, dan pelemahan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Industri ride-hailing di kawasan Asia Pasifik (APAC) terus mengalami perubahan signifikan seiring meningkatnya biaya operasional, dinamika regulasi, serta tuntutan terhadap transparansi dan perlindungan pengemudi. Dalam fase perkembangan...
AMERIKA Serikat (AS) mengumumkan telah mengalihkan puluhan kapal komersial dan melumpuhkan sejumlah kapal sebagai bagian dari pelaksanaan blokade terhadap pelayaran melalui Selat Hormuz
Rupiah kembali ambruk parah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (11/5/2026).
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mendesak AS untuk menjaga stabilitas hubungan. Taiwan dianggap titik risiko terbesar dalam hubungan kedua negara.
Memasuki usia 50 tahun, risiko penyakit paru seperti PPOK dan pneumonia meningkat tajam akibat penurunan fungsi fisiologis dan sistem imun.
Kementrans mengidentifikasi potensi ekonomi bernilai triliunan rupiah di berbagai kawasan transmigrasi, mulai dari 13 titik ladang minyak baru di Kalimantan Timur hingga komoditas kelapa di Sulawesi dan Maluku yang nilainya…
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 30 hingga 40 titik proyek hilirisasi di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026 sebagai upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
Rupiah kembali tertekan dan mencetak rekor pelemahan baru terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/4/2026).