EWF | AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jet Tempur Dikerahkan
AMERIKA Serikat (AS) terus meningkatkan pergerakan militernya ke kawasan Timur Tengah di tengah berlangsungnya pembicaraan antara Washington dan Teheran di Pakistan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
AMERIKA Serikat (AS) terus meningkatkan pergerakan militernya ke kawasan Timur Tengah di tengah berlangsungnya pembicaraan antara Washington dan Teheran di Pakistan.
Meski Indonesia mampu memproduksi sekitar 70 persen kebutuhan kertas lokal, industri ini masih bergantung pada impor pulp.
World Bank atau Bank Dunia mengatakan, konflik di Timur Tengah sudah berujung pada biaya karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan perang di Timur Tengah akan memangkas pertumbuhan ekonomi global sekaligus mendorong inflasi lebih tinggi.
Perang Iran memicu keretakan di dalam NATO. Eropa kian cemas Donald Trump bisa menjauh, bahkan keluar dari aliansi militer terbesar di dunia itu.
Menurut OJK, jika konflik di Timur Tengah berlangsung dalam waktu yang cukup lama, maka perbankan akan menghadapi risiko peningkatan kredit macet.
Menteri ESDM memastikan stok LPG nasional tetap aman setelah pemerintah berhasil mengalihkan sumber impor dari Timur Tengah ke Amerika, Australia, dan Afrika.
IHSG Bursa Efek Indonesia dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi, seiring pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.
Hal ini untuk menarik investasi di tengah ketidakpastian imbas konflik Timur Tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komite Bilateral Saudi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Mohamad Bawazeer mengungkapkan perang yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang didukung Israel sangat mengganggu...