EWF | Purbaya: Rupiah Tertekan Faktor Global, Bukan karena Fundamental Ekonomi
Menkeu Purbaya menegaskan pelemahan rupiah dipicu faktor global, bukan fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menkeu Purbaya menegaskan pelemahan rupiah dipicu faktor global, bukan fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nilai tukar rupiah dinilai berada di bawah nilai fundamental atau undervalued, namun belum menunjukkan penguatan di pasar. Ekonom menilai kondisi ini dipengaruhi faktor global dan persepsi investor...
IHSG dibuka melemah tipis ke 7.378 pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak harga minyak global dan pelemahan Rupiah terhadap laju bursa hari ini.
Ekonom menilai, tekanan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kombinasi sentimen domestik dan global.
Pelemahan rupiah dinilai bukan hanya faktor global, tapi juga masalah fiskal dalam negeri.
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menuturkan, pemerintah terus memonitor perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Nilai tukar rupiah melemah 0,57 persen ke Rp17.184 per dolar AS pada perdagangan Rabu (22/4) sore.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026.
Tekanan berlapis dari situasi geopolitik global hingga regulasi domestik membuat pelaku industri hasil tembakau (IHT) kian terhimpit.
Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menyoroti tekanan yang tengah dihadapi industri diapers nasional akibat lonjakan harga bahan baku yang sangat fluktuatif serta ketidakpastian pasokan.