EWF | Harga Emas Tersungkur, Inflasi hingga Ketidakpastian Geopolitik Menekan Pasar
Harga emas dunia tertekan usai rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga emas dunia tertekan usai rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp17.803 per dolar AS pada perdagangan Selasa (26/5), melemah 87,9 poin atau 0,40 persen dibandingkan sebelumnya.
Harga perak dunia turun tajam jelang akhir pekan. Demikian juga harga perak Antam pada Sabtu, (16/5/2026) turun signifikan.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah ke zona merah, mengikuti jejak nilai tukar rupiah yang terus tertekan terhadap dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (11/5/2026), turun 32 poin atau sekitar 18% ke level Rp17.414 per dolar AS.
Yen dan mata uang utama lainnya menguat seiring dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah pada Rabu, (6/5/2026).
Pasar saham RI memiliki kinerja terburuk di kawasan Asia
Kombinasi sentimen global dan domestik menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu, (22/4/2026).
Harga minyak WTI dan Brent kompak anjlok pada Rabu, (8/4/2026).
Harga emas Logam Mulia Antam 24 karat hari ini anjlok parah. Harga emas Antam turun Rp 65.000 per gram menjadi Rp 2.857.000 per gram.