EWF | Harga Emas Dunia Lesu Tersengat Penguatan Dolar AS
Sentimen sinyal hawkish dari the Fed dan dolar Amerika Serikat (AS) membayangi harga emas dunia.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Sentimen sinyal hawkish dari the Fed dan dolar Amerika Serikat (AS) membayangi harga emas dunia.
Prediksi inflasi karena perang di Timur Tengah menjadi sentimen yang membebani harga emas dunia.
Analis menuturkan, penyelesaian perang di Iran dan pembukaan Selat Hormuz menjadi sentimen positif untuk harga emas.
Harga emas dunia bervariasi dengan harga emas spot turun 0,6% sedangkan harga emas berjangka naik 0,2%
Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Selasa, (12/5/2026).
Analis optimistis terhadap harga emas dunia ke depan terutama jika perang AS-Iran berakhir. Ini prediksi harga emas.
Sentimen geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran masih membayangi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, (7/5/2026).
Harga minyak dunia Brent dan West Texas Intermediate (WTI) kompak turun pada Senin, (4/5/2026).
Harga emas dunia tertekan dipicu dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat dan harga minyak.
Dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat dan investor yang mencermati perkembangan negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran membayangi harga emas.