EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Yen Terpuruk, Jepang Gelontorkan Rp 1.713 Triliun untuk Menahan Kejatuhan
Jepang mencatat intervensi terbesar pada 30 Juli 2026 dengan mengucurkan 9,6 triliun yen atau Rp 1.064 triliun.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Jepang mencatat intervensi terbesar pada 30 Juli 2026 dengan mengucurkan 9,6 triliun yen atau Rp 1.064 triliun.
Rupiah berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini, mengikuti pergerakan mayoritas mata uang Asia.
Efek buyback obligasi picu kejatuhan dolar AS, dorong harga emas melonjak tajam menembus level teknis dan membidik $ 4.700.
AS dilaporkan membeli yen untuk menopang mata uang Jepang yang melemah. Langkah ini menjadi intervensi pertama dalam lebih dari satu dekade.
Mayoritas mata uang Asia menguat sepekan ini. Yen Jepang bahkan melesat 3,83%, sedangkan rupiah terkoreksi 0,31% dari dolar AS.
Mata uang yen Jepang kian terpuruk hingga menembus level 161 per dolar AS, mendekati posisi terendahnya dalam hampir empat dekade terakhir.
Pelemahan yen menjadi pertimbangan Bank of Japan atau Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga.
Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris melaporkan perekonomian nasional negara itu mengalami kontraksi sebesar 0,1%.
Bank Dunia atau World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5% di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp18.000.
Kepercayaan investor global terhadap Indonesia terus tergerus seiring anjloknya nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memicu fenomena Jual Indonesia atau Sell Indonesia.