EWF | Rupiah Menguat terhadap Dolar AS Tersengat Sentimen Amerika Serikat-Iran
Sentimen geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran masih membayangi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, (7/5/2026).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Sentimen geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran masih membayangi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, (7/5/2026).
Yen dan mata uang utama lainnya menguat seiring dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah pada Rabu, (6/5/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 34 poin menjadi 17.390 pada Rabu, (6/5/2026). Sentimen geopolitik global masih mempengaruhi.
Perebutan kendali atas Selat Hormuz antara Amerika Serikat dan Iran menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, pelemahan mata uang terhadap dolar Amerika Serikat tidak hanya dialami rupiah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memberikan andil terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I...
Emirat Arab resmi keluar dari OPEC. Keputusan ini memicu ketidakpastian pasar minyak global di tengah Perang Iran dan persaingan dengan Arab Saudi.
Berikut prediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah sentimen global.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih dipengaruhi sentimen geopolitik antara AS dan Iran pada Selasa, (28/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Oil Terminal Karimun (OTK) menyatakan perusahaan tidak termasuk entitas yang dikenai sanksi dalam Council Regulation (EU) 2026/506 tertanggal 23 April 2026. Klarifikasi disampaikan menyusul penyebutan βKarimun...