EWF | Sekolah Tetap Tatap Muka di Tengah Krisis, Ini Alasan Mendikdasmen
Pemerintah memastikan sekolah tetap berlangsung tatap muka di tengah krisis global, dengan fokus pada capaian akademik dan penguatan pendidikan karakter siswa.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pemerintah memastikan sekolah tetap berlangsung tatap muka di tengah krisis global, dengan fokus pada capaian akademik dan penguatan pendidikan karakter siswa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas justru melemah di tengah eskalasi perang Iran-AS. Padahal, logam mulia ini selama ini dikenal sebagai aset aman saat konflik global meningkat. Sejak perang pecah pada…
Amerika Serikat (AS) disebut sedang menyiapkan opsi militer jika upaya diplomasi dengan Iran gagal mengakhiri konflik.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (25/3/2026), berpotensi bergerak variatif di tengah pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS)...
Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu ketidakpastian besar pada pasar keuangan global yang berdampak pada koreksi tajam aset aman konvensional.
Harga emas dunia turun di tengah perang Amerika Serikat (AS) dan Iran. Apa sebabnya?
EKSKALASI perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel, Selasa (24/3).
KRISIS energi global akibat perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian mengkhawatirkan setelah terganggunya jalur distribusi minyak di Selat Hormuz.
Harga emas anjlok di tengah gangguan pasokan minyak global dan infrastruktur energi di Timur Tengah imbas perang Amerika Serikat & Israel lawan Iran.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Donald Trump membahas pembukaan Selat Hormuz untuk stabilitas pasar energi global di tengah konflik Timur Tengah.