EWF | Bandung Berupaya Jaga Keberlangsungan Industri Tahu Tempe
Bandung berupaya memastikan distribusi dan akses pemasaran produk tahu serta tempe berjalan lancar di berbagai wilayah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Bandung berupaya memastikan distribusi dan akses pemasaran produk tahu serta tempe berjalan lancar di berbagai wilayah.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan oleh sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama perajin tahu dan tempe yang bergantung pada bahan baku impor.
Pedagang tempe di Jakarta mengatakan omzet turun sampai 35 persen bulan ini saat rupiah tembus Rp18 ribu per dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan pelaku usaha kecil, termasuk pedagang tahu dan tempe.
Dengan menguatnya nilai rupiah, Purbaya mengatakan biaya produksi pedagang tahu tempe bisa turun dan menambah untung mereka.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para perajin tahu dan tempe terpaksa menanggung kenaikan biaya produksi usai rupiah melemah.
Menkeu Purbaya akui dengar info pedagang tahu dan tempe tergerus keuntungannya imbas nilai tukar rupiah melemah.
Tekanan terhadap nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan.
Pelemahan rupiah ini akan membuat biaya impor melonjak sehingga membebani konsumen dalam negeri.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat pertanian Center of Reform on Economics (CORE) Eliza Mardian menilai depresiasi rupiah berpotensi mendorong kenaikan harga produk olahan kedelai hingga sekitar dua persen. Tekanan tersebut...