EWF | Rupiah Tembus 18.000 per Dolar AS, Purbaya Pastikan tak Ganggu Pembayaran Utang Pemerintah
Namun, dia mengakui pelemahan nilai tukar rupiah berdampak pada pembayaran bunga utang pemerintah berdenominasi valuta asing (valas).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Namun, dia mengakui pelemahan nilai tukar rupiah berdampak pada pembayaran bunga utang pemerintah berdenominasi valuta asing (valas).
Rupiah menembus Rp 18.000 per dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda berpotensi mendorong kenaikan harga BBM, HP, obat hingga emas.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah akan melanjutkan pelemahan pada Juni 2026. Ia memproyeksikan rupiah kemungkinan berpotensi menembus level Rp 19.000 per dolar...
Bank Indonesia (BI) menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp18.000 per dolar AS masih sejalan dengan pergerakan mata uang negara-negara kawasan .
Rupiah tembus Rp 18.000 per AS, warga diimbau jaga cash flow dan perbesar dana darurat. Hindari utang konsumtif.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso juga mengantisipasi dampak pelemahan rupiah terhadap dolar AS terkait barang impor.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah mengalami koreksi yang semakin dalam hingga menembus level Rp 18.000 per dolar AS pada Kamis (4/6/2026). Menanggapi hal itu, Bank Indonesia (BI) menyatakan pelemahan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) membagikan dividen tunai sebesar Rp396,2 miliar kepada pemegang saham setelah membukukan laba bersih Rp792,36 miliar sepanjang 2025. Nilai dividen tersebut setara...
Ketua Banggar DPR Said Abdullah meminta pemerintah segera melakukan mitigasi setelah rupiah menembus level Rp 18.000 per dolar AS.
Rupiah anjlok ke Rp 18.000 per dolar AS jadi berkah pariwisata. Biaya liburan makin murah bagi turis asing, emiten pariwisata bidik pertumbuhan dobel digit.