EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Industri Tekstil Terancam Kolaps
Asosiasi Pertekstilan mengingatkan potensi kolaps sektor padat karya akibat tekanan geopolitik, gempuran bahan baku impor, serta rencana pembatasan outsourcing.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Asosiasi Pertekstilan mengingatkan potensi kolaps sektor padat karya akibat tekanan geopolitik, gempuran bahan baku impor, serta rencana pembatasan outsourcing.
Pemerintah tengah menggodok rencana pemberian insentif pajak pertambahan nilai (PPN) kepada pelaku usaha industri tekstil yang mempekerjaan tenaga alih daya.
Industri tekstil Indonesia yang cukup lama tertekan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Berdasarkan proyek investasi yang telah diumumkan sepanjang 2025 hingga Agustus 2026, enam perusahaan TPT berpotensi menciptakan 9.0009.800 kesempatan kerja baru.
Industri tekstil dan pakaian jadi (TPT) nasional menunjukkan kinerja yang semakin menguat. Pada triwulan II-2026, sektor ini tumbuh 6,36 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)
Industri tekstil nasional masih punya peluang besar untuk memperluas pasar ekspor.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal membeberkan potensi gelombang PHK yang membayangi hampir 1.500 buruh di industri garmen dan tekstil.
Mendag Budi Santoso menuturkan, Indonesia meraih penghapusan dan penurunan tarif dari total pos tarif Uni Ekonomi Eurasia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) menghadapi tekanan untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas produksi di tengah perubahan permintaan pasar yang berlangsung semakin cepat. Penggunaan teknologi digital dan...
Ekonom mengingatkan jika tekanan rupiah berkepanjangan dapat mendorong risiko perlambatan produksi hingga penundaan ekspansi.