EWF | Bank Indonesia Tahan BI Rate di April 2026, Ini Alasannya
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75% pada April 2026 guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mengendalikan inflasi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75% pada April 2026 guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mengendalikan inflasi.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026.
BI disarankan menahan suku bunga sambil tetap bersikap wait and see serta memprioritaskan stabilitas rupiah dan ketahanan eksternal.
MSCI kembali menahan penyesuaian indeks saham Indonesia.
Penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan BRENT ke US$ 91, mempengaruhi pasar finansial. BTC stabil di $74.000, sementara ETH dan altcoin mengalami penyesuaian.
INDONESIA menegaskan kinerja ekonomi yang berdaya tahan di tengah berbagai krisis. Kinerja ekonomi RI tersebut dinilai memperkuat kepercayaan para pelaku usaha AS di Asia Tenggara.
Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa kinerja perekonomian Indonesia tetap tangguh di tengah tekanan global yang kian terus meningkat.
PT PLN (Persero) memastikan ketahanan pasokan energi untuk pembangkit listrik nasional tetap terjaga dengan cadangan batu bara mencapai 15,9 Hari Operasi Pembangkit (HOP) per April 2026.
Nilai tukar rupiah melemah 0,01 persen ke Rp17.105 per dolar AS pada Senin (13/4) sore.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Memasuki pertengahan April 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina masih stabil sejak pecahnya perang Amerika Serikat-Israel...