EWF | Surplus Neraca Dagang Terhenti, Purbaya Duga karena Impor Migas Naik
Rangkaian surplus neraca perdagangan Indonesia selama 72 bulan berturut-turut akhirnya terhenti setelah mencatat defisit sebesar US$ 1,6 miliar.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Rangkaian surplus neraca perdagangan Indonesia selama 72 bulan berturut-turut akhirnya terhenti setelah mencatat defisit sebesar US$ 1,6 miliar.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026. Kondisi tersebut mengakhiri tren surplus neraca perdagangan yang bertahan selama 72 bulan berturut-turut sejak...
Rekor surplus neraca perdagangan Indonesia selama 72 bulan berturut-turut akhirnya patah. BPS melaporkan defisit sebesar US$ 1,61 miliar.
Indonesia mencatat defisit neraca perdagangan US$ 1,61 miliar pada Mei 2026, mengakhiri surplus 72 bulan.
Arus logistik RI menunjukkan tren positif dengan surplus perdagangan USD5,64 miliar, Ekspor tumbuh berkat sektor industri pengolahan dan dukungan pelabuhan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada April 2026 sebesar US$ 89,1 juta.
SURPLUS neraca perdagangan Indonesia masih berlanjut hingga April 2026 di tengah tekanan geopolitik dan geoekonomi global.
Surplus neraca perdagangan menyusut dan menjadi yang terendah dalam 72 bulan atau 6 tahun.
Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar USD5,64 miliar sepanjang Januari hingga April 2026 di tengah tekanan ekonomi global.
BPS mencatat surplus neraca dagang pada Januari-April 2026 itu didorong kinerja positif perdagangan komoditas nonmigas.