EWF | IHSG Diprediksi Mendatar, Pasar Soroti Sentimen Global
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak mendatar pada pekan ini. Kebijakan bank sentral di sejumlah negara jadi perhatian.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak mendatar pada pekan ini. Kebijakan bank sentral di sejumlah negara jadi perhatian.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dipo Satria Ramli, menilai perlu ada pengawasan berlapis dalam pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih guna mencegah potensi penyimpangan...
Pada 2026, Indonesia menghadapi jatuh tempo utang Rp833,96 triliun hingga menambahkan beban nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) yang makin ambles hingga Rp17.181.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan hasil pertemuannya dengan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) di Washington DC. Dalam pertemuan tersebut, S&P mengonfirmasi peringkat kredit...
Kombinasi inflasi yang terkendali, surplus perdagangan selama 70 bulan nonstop, serta tingginya kepercayaan menciptakan fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi.
Kemendagri menegaskan pentingnya inovasi dalam pengelolaan BUMD sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menyoroti kinerja Holding Industri Pertambangan MIND ID yang tetap solid di tengah gejolak harga komoditas global. Sugeng menyampaikan hal...
Mantan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menilai kegagalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran bukan semata karena perbedaan posisi melainkan dipicu oleh adanya kepentingan tersembunyi.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat ada ketidakseimbangan antara produksi domestik dan penjualan nasional.