EWF | Sempat-sempatnya Trump Ancam Serang Iran Lagi Sebelum Teken MoU!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengancam Iran bahwa ia siap untuk melanjutkan aksi militer, jika Teheran tidak mematuhi kewajibannya.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengancam Iran bahwa ia siap untuk melanjutkan aksi militer, jika Teheran tidak mematuhi kewajibannya.
Serangan udara Israel di Nabatieh, Libanon, memicu ketegangan dengan Donald Trump dan mengancam kesepakatan nuklir AS-Iran. Simak analisis lengkapnya.
Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Iran. Ledakan terdengar di dekat Selat Hormuz.
Ketegangan AS dan Iran kembali memuncak setelah saling balas serangan udara. Donald Trump menegaskan AS tidak akan ragu menggempur fasilitas penting Iran.
Ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran belum benar-benar terlihat ujungnya. Kedua pihak masih saling serang kala kesepakatan damai belum menemui titik terang.
Militer Amerika Serikat melakukan serangan mematikan terhadap sebuah kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di Pasifik Timur, dan menewaskan tiga orang.
Presiden Trump mengancam Oman dengan kekuatan militer jika berkolaborasi dengan Iran di Selat Hormuz, menyoroti ketegangan di jalur perdagangan minyak global.
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat dalam serangan terbaru mereka pada hari Kamis (28/5).
Harga minyak melonjak imbas serangan baru Amerika Serikat (AS) ke Iran. Kenaikan harga minyak pun bervariasi.
Ketegangan Iran dan AS kembali meningkat, mendorong harga minyak dunia naik tajam di tengah ketidakpastian geopolitik.