EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | AS Beri Sanksi Bank Mesir di Uni Emirat Arab Terkait Iran
Berdasarkan Departemen Keuangan AS, bank tersebut memproses transaksi sekitar 100 perusahaan yang berpeluang jadi bagian jaringan Iran.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Berdasarkan Departemen Keuangan AS, bank tersebut memproses transaksi sekitar 100 perusahaan yang berpeluang jadi bagian jaringan Iran.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, bertekad melumpuhkan ekonomi Iran dengan sanksi baru. AS akan mengisolasi Teheran dan meminta dukungan global untuk sanksi.
Amerika Serikat akan memutus akses sistem keuangan Dolar AS bagi negara atau entitas mana pun yang masih menjalin hubungan ekonomi dengan Iran
Amerika Serikat (AS) mengancam menjatuhkan sanksi berat terhadap negara atau entitas yang mempertahankan hubungan ekonomi dengan Iran sebagai bagian dari upaya mengisolasi Teheran.
China memperingatkan bahwa sanksi dan taktik tekanan tidak akan menyelesaikan konflik, saat AS mengancam sanksi terhadap Iran dan negara-negara mitra dagangnya.
Harga minyak dunia terkoreksi sekitar 1% pada perdagangan Senin (24/8) di tengah aksi ambil untung (profit taking) oleh para pelaku pasar.
Nilai tukar rial Iran anjlok ke rekor terendah mendekati 2 juta rial per dolar AS di pasar terbuka pada akhir pekan, di tengah antisipasi pemerintah Teheran terhadap sanksi ekonomi baru.
Iran kecam sanksi ekonomi baru AS dan menilainya sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional, serta memperingatkan dampak negatif ke tatanan global.
Jubir Kemenlu Iran Esmaeil Baghaei menyebut sanksi ekonomi baru AS melanggar Piagam PBB dan merupakan bentuk penegasan kedaulatan ekstra-teritorial yang ilegal.
Ancaman sanksi ekonomi AS menempatkan banyak mitra dagang utama Iran -termasuk China yang memborong lebih dari 80% ekspor minyak mentah Iran-dalam posisi serba salah di tengah tensi geopolitik yang memanas.