EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Rupiah Loyo ke Rp17.906 per Dolar AS Awali Oktober
Analis merapal rupiah berpotensi melemah, lantaran dolar AS yang kembali menguat setelah revisi data PDB Amerika Serikat lebih kuat dari perkiraan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Analis merapal rupiah berpotensi melemah, lantaran dolar AS yang kembali menguat setelah revisi data PDB Amerika Serikat lebih kuat dari perkiraan.
Rupiah menguat 87 poin ke 17.894 per dolar AS, didukung intervensi BI dan penurunan harga minyak dunia.
Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada akhir perdagangan Rabu, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru kembali ditutup di zona merah di tengah masih tingginya ketidakpastian global.
Bank Indonesia (BI) buka suara mengenai peluang penyesuaian suku bunga acuan BI-Rate di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang sempat tembus Rp18.000 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.894 per dolar AS pada penutupan Rabu (30/9), menguat 87 poin atau 0,48 persen dibandingkan sebelumnya.
NILAI tukar rupiah ditutup menguat 87 poin, setelah sebelumnya sempat menguat 115 poin, ke level Rp17.894 per dolar AS pada perdagangan Rabu (30/9), dari penutupan sebelumnya di level Rp17.981.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) mencatatkan pelemahan nilai tukar rupiah mencapai lebih dari 7 persen sepanjang berjalannya tahun hingga akhir September 2026. BI memastikan akan terus melakukan upaya intervensi...
Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa tingkat gejolak atau volatilitas pergerakan nilai tukar rupiah masih jauh lebih stabil dan terkendali dibandingkan dengan mata uang negara-negara tetangga di kawasan Asia.
Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp17.925 per dolar AS pada Rabu (30/9/2026) pagi. Penguatan ini didorong oleh anjloknya harga minyak dunia dan intervensi BI.
Harga minyak dunia yang merosot menjadi sentimen positif untuk pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Rabu, (30/9/2026).