EWF | Rupiah Sedikit Bertenaga ke Level Rp17.281 Pagi Ini
Analis menilai rupiah masih berpotensi tertekan di tengah penguatan dolar AS yang didorong oleh kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi AS.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Analis menilai rupiah masih berpotensi tertekan di tengah penguatan dolar AS yang didorong oleh kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi AS.
Analis menilai rupiah masih berpotensi tertekan di tengah penguatan dolar AS yang didorong oleh kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi AS.
Nilai tukar rupiah menguat 6 poin ke level 17.280 per dolar AS pada Jumat pagi, sementara IHSG dan indeks LQ45 dibuka di zona merah.
Perkembangan perang serta kabar ekonomi dari dalam dan luar negeri akan menjadi penggerak sentimen hari ini
Ekonom menilai, tekanan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kombinasi sentimen domestik dan global.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.287 per dolar AS, dipicu harga minyak dan konflik AS-Iran.
Bank Indonesia membeli SBN sebesar Rp111,54 triliun hingga 21 April 2026. Dari jumlah tersebut, Rp56,53 triliun dilakukan melalui pembelian di pasar sekunder.
Pelemahan rupiah dinilai bukan hanya faktor global, tapi juga masalah fiskal dalam negeri.
Nilai tukar rupiah melemah 0,61 persen ke Rp17.286 per dolar AS pada perdagangan Kamis (22/4) sore.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan terus memonitor pergerakan rupiah yang sudah tembus Rp17.300 pada Kamis (23/4) siang.