EWF | Rupiah Berpotensi di Atas 18 Ribu Pekan Depan imbas Dolar terus Menguat
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyebut mata uang dolar AS akan menguat pada perdagangan sepekan ke depan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyebut mata uang dolar AS akan menguat pada perdagangan sepekan ke depan.
Penguatan dolar terhadap sejumlah mata uang termasuk rupiah terjadi di tengah ketegangan yang belum mereda di Timur Tengah.
Mayoritas mata uang menguat pada Jumat tetapi secara keseluruhan ambruk pada pekan ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski nilai tukar rupiah kembali menyentuh level Rp18.000 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah menguat 63 poin ke level Rp18.065 per dolar AS dipicu perkembangan positif geopolitik AS-Iran dan penurunan harga minyak dunia.
Nilai tukar rupiah menguat 63 poin pada penutupan perdagangan Jumat. Pelaku pasar kini menanti rilis inflasi inti Amerika Serikat pekan depan.
Rupiah menguat ke Rp18.065 per dolar AS didorong posisi cadangan devisa Indonesia yang naik menjadi 145,6 miliar dolar AS dan komitmen stabilitas Bank Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan harinini namun belum mampu menembus level psikologis 6.000.
Nilai tukar rupiah menguat 0,35 persen ke Rp18.065 per dolar AS pada perdagangan Jumat (10/7) sore.
Nilai tukar rupiah menguat 63 poin ke 18.065 per dolar AS pada Jumat pagi, ditopang meredanya ketegangan AS-Iran dan penurunan harga minyak.