EWF | Rupiah Masih Melemah, Harga Minyak Jadi Pemberat
Rupiah dibuka melemah tipis pada perdagangan Kamis. Harga minyak dunia dan kuatnya dolar AS masih memberi tekanan pasar.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Rupiah dibuka melemah tipis pada perdagangan Kamis. Harga minyak dunia dan kuatnya dolar AS masih memberi tekanan pasar.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026.
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.653 per dolar AS pada Kamis (21/5) pagi, menguat tipis 0,50 poin atau stagnan dari perdagangan sebelumnya.
Berikut sentimen yang diprediksi membayangi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, (21/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat pada Juli hingga Agustus 2026 setelah sempat tertekan hingga menyentuh Rp 17.700 per dolar AS. Keyakinan itu...
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menerangkan, kejatuhan kurs rupiah yang terjadi belakangan ini murni disebabkan oleh hantaman sentimen eksternal.
Gubernur BI Perry Warjiyo yakin rupiah menguat bertahap mulai Juli 2026 didorong faktor musiman dan penyesuaian BI Rate jadi 5,25% demi stabilitas ekonomi.
Nilai tukar rupiah ditutup menguat dan kembali ke posisi 17.600 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, (20/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto menargetkan nilai tukar rupiah pada Kerangka RAPBN 2027 berada di kisaran Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) ditutup menguat pada akhir perdagangan, Rabu (20/5/2026), naik 52 poin atau sekitar 0,29% ke level Rp17.653 per dolar AS.