EWF | Influencer Sebut Rupiah Ambruk Untungkan Indonesia, Ekonom: Menyesatkan
Chief Economist Permata Bank Josua Pardede mengkritik narasi di media sosial yang menyebutkan pelemahan nilai tukar rupiah menguntungkan perekonomian Indonesia.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Chief Economist Permata Bank Josua Pardede mengkritik narasi di media sosial yang menyebutkan pelemahan nilai tukar rupiah menguntungkan perekonomian Indonesia.
Bank Indonesia memperkuat stabilitas rupiah melalui instrumen pasar uang baru, literasi keuangan, dan inovasi sistem pembayaran digital.
Otoritas moneter dan pemerintah perlu bekerja ekstra keras untuk menjaga stabilitas dan psikologis pasar.
Di dalam negeri, pertumbuhan ekonomi 5,61 persen belum selaras dengan penguatan nilai tukar rupiah.
Dibayangi risiko global, rupiah diproyeksi tertahan di level Rp 17.000-an per dolar AS. Ekonom minta masyarakat bijak merespons pelemahan kurs.
Profesi medis spesialis sangat dihargai di Amerika Serikat. Hal ini terbukti dari tingginya bayaran profesi tersebut di Negeri Paman Sam.
Josua Pardede sebut opini influencer bahwa pelemahan rupiah menguntungkan ekspor menyesatkan.Ia tegaskan pelemahan rupiah justru hantam industri manufaktur.
Josua menyebut pelemahan nilai tukar rupiah juga dipengaruhi persoalan domestik yang sudah muncul bahkan sebelum konflik Timur Tengah memanas.
Tekanan terhadap rupiah dan mata uang Asia belum juga mereda. Namun, sebagian mata uang Asia mampu menguat pada pekan ini.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat ekonomi Dr. Surya Vandiantara menyebut pelemahan rupiah tak bisa dijadikan satu-satunya indikator untuk menilai ekonomi suatu negara. Sebab, selain fluktuasi nilai mata uang, harus dilihat...