EWF | Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai menekan industri susu nasional, terutama akibat kenaikan harga bahan baku impor.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai menekan industri susu nasional, terutama akibat kenaikan harga bahan baku impor.
Nilai tukar rupiah nyaris kembali menembus level psikologis Rp18 ribu per dolar AS pada perdagangan Selasa (2/6) pagi usai ambruk ke Rp17.879 per dolar AS.
Simak gerak kurs rupiah dan dolar AS hari ini Selasa (2/6/2026).
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan performa yang tertekan pada pembukaan perdagangan hari ini.
Kurs jual dolar AS di sejumlah bank besar hari ini tembus kisaran Rp 17.800 - Rp 17.900, dengan BRI mendekati Rp 18.000 di level Rp 17.990.
Usai menguat berkat aturan DHE, rupiah diproyeksi kembali melemah hari ini akibat terseret sentimen global terkait ketegangan nuklir AS dan Iran.
Melansir Bloomberg, nilai tukar rupiah pagi melemah 0,42 persen ke level Rp17.879 per dolar AS pada Selasa (2/6) usai libur panjang Iduladha dan Hari Pancasila.
Rupiah menguat ke Rp 17.805 per dolar AS saat libur berkat kebijakan baru Devisa Hasil Ekspor (DHE), meski dibayangi risiko pelemahan akibat sentimen global.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rupiah menguat pada perdagangan Senin (1/6/2026), bertepatan dengan hari pertama pemberlakuan kewajiban penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri. Namun, pelaku pasar...
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.844 per dolar AS pada Senin (1/6) pagi.