EWF | Akuisisi Jadi Senjata Baru Ritel Farmasi Perbesar Skala Bisnis
Strategi akuisisi kian menjadi andalan pelaku industri ritel farmasi untuk memperluas jaringan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Strategi akuisisi kian menjadi andalan pelaku industri ritel farmasi untuk memperluas jaringan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Gebrakan BUMD PT Bangun Banua milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang terjun ke sektor ritel jasa agen tiket pesawat mendapat sorotan dan dinilai semakin mengancam UMKM .
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Volatilitas pasar saham sejak awal 2026 mendorong perubahan cara investor ritel membaca pergerakan harga. Kecepatan transaksi yang tinggi membuat akses data real time menjadi faktor penting dalam...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Akses investor ritel untuk mengikuti penawaran saham perdana atau IPO semakin terbuka melalui aplikasi IPOT milik Indo Premier Sekuritas. Platform ini memungkinkan pemesanan saham dilakukan terintegrasi dalam...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menghadirkan kemudahan investasi bagi masyarakat melalui pembelian Sukuk Ritel seri SR024 lewat aplikasi wondr by BNI. Program...
Proses pemesanan dapat dilakukan secara online melalui laman infobjb.id/sbn. Melalui platform ini, nasabah dapat mengakses informasi lengkap sekaligus melakukan pemesanan secara praktis tanpa harus datang ke kantor cabang.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Bank bjb kembali memperluas akses terhadap instrumen investasi dengan membuka penawaran Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri SR024. Produk investasi berbasis syariah ini menjadi salah satu...
Investasi emas digital menjadi salah satu pilihan investor ritel karena dinilai lebih efisien.
Bareksa mencatat ketertarikan terhadap emas digital tercermin dari lonjakan jumlah investor yang bertansaksi emas digital.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengklaim pola kemitraan antara ritel modern dan toko kelontong berjalan harmonis sejak 2015.