EWF | Rantai Pasok MBG Dinilai Berhasil Hidupkan Sektor UMKM di 800 Titik
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil membentuk rantai pasok lokal dan melibatkan 86,9% UMKM di 800 titik.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil membentuk rantai pasok lokal dan melibatkan 86,9% UMKM di 800 titik.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai implementasi Local Currency Transaction (LCT), penguatan orientasi ekspor, diversifikasi rantai pasok, serta efisiensi operasional menjadi langkah efektif...
Memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Danareksa selaku Holding BUMN Danareksa bersama seluruh anggota holding menggandeng BAZNAS untuk menyalurkan 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing.
Indonesia dan China mengambil langkah bersejarah dalam kerja sama halal bilateral melalui penandatanganan Recognition Agreement (RA)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekspansi industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) mendorong meningkatnya kebutuhan bahan baku yang stabil dan konsisten. Pertumbuhan kedai kopi, gerai minuman kekinian, serta sistem penjualan daring...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatatkan capaian gemilang dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026. Pertamina mencatat total transaksi dan potensi bisnis UMKM binaan sebesar Rp 10,6 miliar, terdiri dari...
Proyeksi investasi hingga US$47,36 miliar dan penyerapan 180.600 tenaga kerja ditargetkan tercapai pada 2030.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Industri karet nasional menghadapi tekanan akibat penyusutan lahan dan penurunan kualitas bahan baku yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan. Pelaku industri mulai memperkuat intervensi di sektor hulu untuk...
Jua Power ekspansi ke Kenya, menandai investasi luar negeri pertama. Tren produsen China pindah ke Afrika meningkat, meski tantangan manufaktur tetap ada.
Karena itu, Baznas diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, melainkan juga mengedepankan pendekatan pendidikan melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.