EWF | Airlangga Sebut RI Bisa Jadi Pusat Pengembangan AI, Ini Alasannyaa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar atau konsumen teknologi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar atau konsumen teknologi.
Indonesia dinilai berpeluang menjadi pusat ekonomi syariah dunia dengan dukungan inovasi, sukuk, dan potensi zakat yang besar.
Danantara mendapatkan masukan mengenai sistem yang legal dan berkelanjutan terkait aturan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pusat manufaktur dunia pada 2045 melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul, kompeten, dan siap...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Upaya membangun Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dinilai memerlukan dukungan ekosistem investasi yang kredibel agar mampu meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi global. Selain regulasi sektor...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pemerintah menyiapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai simpul dirgantara nasional. Pengembangan itu...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang diharapkan mampu memperkuat...
Ekonom membeberkan dampak pembentukan pusat keuangan internasional ke ekonomi Indonesia. Apa saja?
Pemerintah memastikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan dibangun di Bali sebagai upaya memperkuat daya saing Indonesia dalam menarik arus modal global.
Investor asing termasuk Nvidia incar proyek pusat data 1,3 GW di RI dengan potensi investasi US$ 20 miliar.