EWF | Premi Tumbuh Positif, Industri Asuransi Jiwa Perkuat Ketahanan Finansial Masyarakat
AAJI mencatat pendapatan premi industri asuransi jiwa mencapai Rp14,29 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 1,2% secara tahunan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
AAJI mencatat pendapatan premi industri asuransi jiwa mencapai Rp14,29 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 1,2% secara tahunan.
Emilia Nova sukses meraih emas saptalomba di Filipina 2026. Keberhasilan ini memperpanjang tren positif atletik Indonesia dalam rangkaian tur kompetisi Asia.
Pertamina EP Cepu membukukan kinerja operasional dan keuangan yang positif sepanjang 2025 dengan capaian produksi migas dan pengurangan emisi yang melampaui target perusahaan.
BRI menilai dukungan berbagai pihak terhadap pasar modal mencerminkan optimisme pada fundamental BUMN dan industri perbankan yang tetap kuat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk bangkit dari tekanan dinilai masih menghadapi tantangan berat. Di tengah penguatan sejumlah bursa saham global, pasar saham Indonesia justru kembali...
REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus mempercepat pengembangan kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), seiring tumbuhnya iklim investasi dan aktivitas pariwisata di...
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) IDX: BJBR mencatatkan kinerja positif pada Triwulan I 2026 di tengah dinamika industri perbankan dan...
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pembentukan BUMN ekspor, Danantara Sumberdaya Indonesia, mendapatkan tanggapan positif pengusaha.
Pasar merespons positif target pertumbuhan ekonomi pemerintah yang dipatok cukup tinggi pada 2027.
Mentan Amran menilai pelemahan kurs rupiah hingga mendekati Rp17.700 per dolar AS tak sepenuhnya berdampak buruk pada sektor pertanian dan masyarakat desa.