EWF | Suku Bunga Naik, Bank Jakarta Pilih Pertumbuhan Berkualitas
Menghadapi kondisi industri keuangan saat ini, Bank Jakarta lebih selektif mengembangkan bisnis dengan mengutamakan kualitas aset dan keberlanjutan pertumbuhan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menghadapi kondisi industri keuangan saat ini, Bank Jakarta lebih selektif mengembangkan bisnis dengan mengutamakan kualitas aset dan keberlanjutan pertumbuhan.
Tak mungkin ada pertumbuhan ekonomi dan investasi tanpa kepastian hukum, kata Prabowo.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri keuangan nasional dinilai masih memiliki fundamental yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, perubahan lanskap bisnis dan perilaku investor membuat pelaku industri perlu mempercepat transformasi...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Jakarta memilih strategi pertumbuhan yang sehat dan berkualitas di tengah meningkatnya tekanan biaya dana serta dinamika industri keuangan yang semakin menantang. Perseroan menahan ekspansi agresif dan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA β Di tengah transformasi industri digital yang dinamis, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meyakini keunggulan bisnis tidak hanya ditentukan kemampuan berinovasi, juga kualitas tata kelola dan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA β Meningkatnya minat masyarakat untuk berwisata membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata dan industri pendukungnya. Di tengah tren tersebut, platform digital dinilai semakin berperan...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis ekonomi Indonesia mampu tumbuh 8 persen.
OJK memperkirakan pertumbuhan piutang pembiayaan masih dapat mencapai target 6-8 persen pada 2026.
Bank Mandiri catat laba bersih Rp23,3 triliun, tumbuh 18,6% YoY, berkat strategi berkelanjutan, aset dan kredit tumbuh demi ekonomi inklusif.
Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 berpotensi melambat ke kisaran 5 persen.