EWF | Likuiditas Perbankan Aman Meski Rupiah Bergejolak
OJK memastikan likuiditas perbankan nasional tetap kuat di tengah gejolak global, kenaikan harga minyak, dan fluktuasi nilai tukar.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
OJK memastikan likuiditas perbankan nasional tetap kuat di tengah gejolak global, kenaikan harga minyak, dan fluktuasi nilai tukar.
Bank Indonesia (BI) menuturkan, sektor kredit yang menopang pertumbuhan yakni kredit investasi, kredit modal kerja hingga kredit konsumsi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) memastikan aliran kredit perbankan tetap terjaga meski suku bunga acuan naik menjadi 5,25 persen. Bank sentral menilai pembiayaan dunia usaha tetap perlu didorong agar...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan ancaman siber terhadap industri perbankan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital sektor keuangan. Karena itu, penguatan keamanan siber dinilai menjadi...
Selain pertumbuhan aset, OJK juga mencatat pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah 9,82 persen.
OJK mencatat aset perbankan syariah tumbuh 10,49% yoy menjadi Rp1.061,61 triliun per Maret 2026, didorong penguatan struktur dan implementasi RP3SI 2023-2027.
OJK mencatat industri perbankan syariah tumbuh solid dan berkelanjutan hingga kuartal I 2026.
Purbaya mengatakan pemerintah juga mendorong sektor keuangan memperkuat pembiayaan bagi dunia usaha.
Dana Moneter Internasional (IMF) merilis peringatan darurat bahwa kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi ancaman sistemik yang bisa melumpuhkan keuangan global.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah dan pasar keuangan domestik mulai menjadi perhatian industri perbankan. Di tengah ketidakpastian global, bank-bank besar memilih memperkuat fundamental bisnis sambil menjaga optimisme terhadap pertumbuhan...