EQUITYWORLD SSC : Perang AS-Iran Meletup, Pengusaha RI Ketar-ketir Hadapi Efek Domino
Apindo khawatir dampak konflik Iran-AS akan naikkan biaya logistik dan inflasi pangan di RI. Stabilitas ekonomi dan kebijakan fiskal jadi kunci mitigasi risiko.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Apindo khawatir dampak konflik Iran-AS akan naikkan biaya logistik dan inflasi pangan di RI. Stabilitas ekonomi dan kebijakan fiskal jadi kunci mitigasi risiko.
Pergerakan mata uang Asia pada perdagangan pagi ini, Senin (2/3/2026) kompak melemah atau tertekan dalam menghadapi dolar Amerika Serikat (AS).
Eskalasi geopolitik di Timur Tengah mempengaruhi psikologis investor di Indonesia, memicu aksi jual saham dan penyesuaian portofolio di bursa.
Nilai tukar rupiah diyakini melemah pada pembukaan pasar pagi imbas perang di Timur Tengah (Timteng).
harga emas satuan 1 gram pada hari ini dibanderol Rp3.135.000 per batang, atau naik Rp50.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Eskalasi konflik Iran-AS dan Israel memaksa bursa di Timur Tengah tutup sementara. UEA, Kuwait, dan Iran ambil langkah mitigasi risiko untuk stabilitas pasar.
Di tengah memanasnya konflik global, pasar mulai melakukan rotasi. Beberapa sektor saham pun berpotensi kembali dilirik
Bursa saham Indonesia diperkirakan akan menghadapi tekanan berat pada hari ini setelah serangan Amerika serikat dan Israel ke Iran.
Perang Iran, rapat akbar di China hingga data inflasi dalam negeri akan menggerakkan sentimen pasar hari ini
Eskalasi perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran tidak hanya mengguncang kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi membawa dampak langsung terhadap perekonomian Indonesia.