EWF | Trump Perang, Xi Jinping Berhitung: Diam-Diam China Kuasai Permainan
Konflik di Timur Tengah mempengaruhi pasokan energi global. Tiongkok memilih sikap netral, fokus pada kepentingan domestik dan stabilitas hubungan dagang.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Konflik di Timur Tengah mempengaruhi pasokan energi global. Tiongkok memilih sikap netral, fokus pada kepentingan domestik dan stabilitas hubungan dagang.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan dampak perang yang memanas di Timur Tengah bisa membuat pertumbuhan ekspor Indonesia loyo.
Perang Iran tak cuma mengguncang pasar, tetapi juga menguji petrodollar dan membuka ruang bagi petroyuan dalam perdagangan minyak dunia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fenomena perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran mewarnai momentum Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Hal itu dinilai akan mempengaruhi momen musiman yang biasanya menjadi...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi bergerak turun mengikuti pelemahan bursa saham global seiring ketidakpastian arah konflik antara Amerika Serikat (AS)...
Konflik bersenjata yang melibatkan Iran dalam empat pekan terakhir mulai mengguncang stabilitas ekonomi utama dunia seiring melonjaknya harga energi dan meningkatnya ketidakpastian pasar.
Selain merevisi inflasi akibat konflik Timur Tengah, OECD prediksi kebijakan suku bunga bank sentral akan tetap.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi sinyal terdapat dua hingga tiga bank KBMI III yang berpotensi naik kelas menjadi bank KBMI IV pada tahun ini. Meski begitu, OJK…
Perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel telah berlangsung hampir satu bulan. Iran kini melontarkan sejumlah persyaratan kepada AS agar perang berakhir.
Menjelang genap satu bulan perang AS-Israel melawan Iran yang meletus pada akhir Februari lalu, membuat banyaknya mata uang dunia mengalami tekanan.