EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | Penjelasan Lengkap Pemerintah soal Emas 1.800 Ton di Bawah Bantal
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, meluruskan pernyataan mengenai 1.800 ton emas di bawah bantal.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, meluruskan pernyataan mengenai 1.800 ton emas di bawah bantal.
Isu kewarganegaraan selalu menjadi topik yang krusial, terutama di era globalisasi di mana mobilitas manusia antarnegara semakin tinggi.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menjelaskan rencana pemungutan pajak kepada pemilik rumah kontrakan pada 2027.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan penjelasan terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 178 buruh PT Namnam Fashion Industries di Kota Cimahi, Jawa Barat. Agus...
Sesuai arahan Menkeu Purbaya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjelaskan soal penundaan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 oleh penyelenggara marketplace (Perdagangan Melalui Sistem Elektronik/PMSE).
Laporan keuangan OJK disusun menggunakan basis akrual (accrual basis).
OJK berikan penjelasan mekanisme pengawasan dan status terkini dari rencana serta realisasi penerbitan instrumen surat utang Panda Bond oleh Pemerintah dan Patriot Bond oleh Danantara Investment Management (DIM).
Bakom dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan Babinsa (TNI AD) dan Bhabinkamtibmas (Polri) tidak memiliki kewenangan perpajakan.
Pemerintah memberikan stimulus ekonomi untuk meredam dampak lonjakan harga energi imbas konflik di Timur Tengah, sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia membuka opsi untuk menaikkan patokan harga batu bara untuk kebutuhan domestik atau Domestic Price Obligation (DPO) yang saat ini berada di level USD70 per ton.