EWF | Sawit Jadi Tumpuan Pemerintah Mendorong Pertumbuhan
Kontribusi industri sawit terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tahun 2025 mencapai 3,5 persen.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kontribusi industri sawit terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tahun 2025 mencapai 3,5 persen.
REPUBLIKA.CO.ID, ACEH – Sebagai upaya mendorong pemerataan energi dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi serta Kementerian Kelautan...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja solid hingga kuartal I 2026. Pencapaian ini diraih, kata Dirut BNI Putrama Wahyu Setyawan, di tengah ketidakpastian...
Pemerintah terapkan tarif bea masuk 0% untuk impor LPG dan bahan baku plastik guna tekan dampak konflik Timur Tengah dan lonjakan harga kemasan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kenaikan biaya operasional maskapai mendorong perlunya kepastian pengaturan tarif tiket pesawat agar tetap terkendali. Kejelasan batas atas dan bawah dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan industri...
Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (P3-MPPE).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100% untuk pembelian tiket pesawat kelas ekonomi domestik.
Menko Airlangga mengatakan LPG akan digunakan sebagai alternatif bahan baku pengganti nafta dalam industri petrokimia.
Menko Airlangga menjelaskan, pembebasan bea masuk untuk komoditas LPG dan bahan baku plastik diambil sebagai langkah darurat untuk menggantikan nafta, bahan baku utama industri petrokimia.
Lewat PMK No. 24 Tahun 2026, pemerintah tanggung PPN tiket pesawat kelas ekonomi selama 60 hari. Simak analisis ekonom terkait dampaknya bagi daya beli warga.