EWF | WFH ASN Setiap Jumat, Pemerintah Ungkap Alasannya
Airlangga memastikan sektor pelayanan publik dan sektor strategis tetap berjalan normal seperti biasa.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Airlangga memastikan sektor pelayanan publik dan sektor strategis tetap berjalan normal seperti biasa.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, pemerintah merilis 8 butir transformasi budaya kerja nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai keputusan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi langkah tepat untuk menjaga daya beli masyarakat...
Pasar keuangan RI bergerak beragam pada hari pertama perdagangan di pekan ini, Senin (30/3/2026).
bank bjb terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dinilai perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat kerja sama perdagangan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Jepang disebut sebagai mitra strategis yang...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ikut serta dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (29/3) kemarin.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan ketahanan pangan nasional tetap aman meski terjadi perang di Timur Tengah. Menurutnya, hal ini karena Indonesia tidak bergantung pada…
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia masih melakukan pembahasan teknis pengenaan pajak ekspor batu bara bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, seraya menekankan kehati-hatian...
Potensi keruntuhan sebuah bangsa sering kali tidak disebabkan oleh faktor eksternal, melainkan inkompetensi kepemimpinan