EWF | OJK Jatuhkan Sanksi kepada 54 Perusahaan Pembiayaan hingga Pinjol
Berikut rincian 54 perusahaan yang mendapatkan sanksi administratif dari OJK.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Berikut rincian 54 perusahaan yang mendapatkan sanksi administratif dari OJK.
INDUSTRI pembiayaan digital di Indonesia terus berkembang eiring meningkatnya literasi dan kesadaran finansial masyarakat.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) apresiasi kebijakan pemerintah yang tingkatkan likuiditas perbankan. BSI siap dukung pembiayaan produktif dan inklusi keuangan.
Tahun lalu, OJK mencatat pembiayaan perbankan berkelanjutan tumbuh 3,28 persen atau mencapai Rp2.114,6 triliun.
Maybank naikkan target mobilisasi pembiayaan berkelanjutan jadi US$ 73 miliar hingga 2030 demi dukung ekonomi rendah karbon di ASEAN.
Pertumbuhan ekonomi dan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat menjadikan Bandung sebagai salah satu pasar potensial bagi industri pembiayaan.
OTORITAS Jasa Keuangan mencatat rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing bruto perusahaan pembiayaan (multifinance) naik.
OJK memperkirakan pertumbuhan piutang pembiayaan masih dapat mencapai target 6-8 persen pada 2026.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menyampaikan industri manufaktur, program hilirisasi sumber daya alam (SDA), pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil,...