EWF | Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Pastikan Pelayanan Pajak Tetap Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pelayanan dan data perpajakan aman pasca-kebakaran Gedung Bapenda karena seluruh data telah terdigitalisasi.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pelayanan dan data perpajakan aman pasca-kebakaran Gedung Bapenda karena seluruh data telah terdigitalisasi.
Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis terbakar hingga lantai 16. Pramono Anung memastikan tak ada korban jiwa dan layanan publik tetap berjalan.
PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan smelter Manyar di JIIPE, Gresik, Jawa Timur, mulai memproduksi katoda tembaga pada September 2026.
Pelatih AC Milan Ruben Amorim memastikan Rafael Leao, Luka Modric, dan Goncalo Ramos tampil melawan Chelsea di Jakarta, meski menit bermain akan dibatasi.
KPK menegaskan penyidikan korupsi dana CSR BI dan OJK tetap berprogres meski tersangka belum ditahan. Fokus pada pemulihan aset negara sejak dini.
PT Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan pasokan dan distribusi energi di Bali guna mendukung kebutuhan masyarakat, wisatawan, serta sektor pariwisata yang menjadi penggerak perekonomian daerah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan sekitar 30 ribu hektare lahan pertanian di berbagai daerah telah terdampak kekeringan. Meski demikian, Amran memastikan kondisi tersebut belum mengganggu ketersediaan...
KSPI dan Partai Buruh memastikan tidak akan menggelar aksi demo skala besar sepanjang Agustus-September 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memastikan berbagai program prioritas nasional tetap menjadi fokus dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 meski ketidakpastian ekonomi global masih membayangi. Pada saat...
Said Iqbal, Presiden KSPI, memastikan tidak ada aksi buruh besar di Agustus-September 2026. Meski demikian, ada empat tuntutan yang tetap diperjuangkan.