EWF | BEI soal IHSG Rontok: Koreksi Masih Sejalan dengan Pasar Global
BEI menilai koreksi pasar saham domestik masih sejalan dengan pelemahan yang terjadi di mayoritas bursa Asia selama libur akhir pekan panjang di Indonesia.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
BEI menilai koreksi pasar saham domestik masih sejalan dengan pelemahan yang terjadi di mayoritas bursa Asia selama libur akhir pekan panjang di Indonesia.
EKONOM menilai, koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terkoreksi sekitar 250 poin atau 3,73% pada Senin (18/5) pukul 11.33 WIB ke level 6.472, belum menunjukkan adanya aksi jual panik.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan keputusan rebalancing indeks oleh MSCI harus dijadikan momentum pembenahan dan penguatan fundamental pasar modal Indonesia.
Pekan depan ada sejumlah sentimen yang akan memengaruhi pergerakan pasar modal.
Koreksi tajam IHSG dan pelemahan rupiah sepanjang periode 4-13 Mei 2026 dinilai bukan sekadar episode volatilitas pasar jangka pendek, melainkan cerminan dari kerentanan struktural pasar modal Indonesia.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) mencatatkan pelemahan signifikan pada perdagangan internasional hari ini hingga menembus level psikologis Rp17.600 per dolar AS.
Rebalancing MSCI dinilai bukan sekadar tekanan, melainkan katalis bagi BEI dan OJK untuk membenahi transparansi, likuiditas, dan tata kelola pasar modal.
Harga minyak dunia kembali menguat tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (14/5/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pergerakan negatif pada periode perdagangan pekan pendek 11-13 Mei 2026.
SBY menilai kondisi pasar modal dan pasar uang Indonesia tengah kurang menggembirakan, namun tekanan ekonomi masih bisa dicegah.