EQUITYWORLD FUTURES JAKARTA | OPEC+ Tahan Target Produksi, Harga Minyak Dunia Bertahan di Atas US$ 100
OPEC+ mempertahankan target produksi minyak November. Harga Brent masih di atas US$ 100 per barel di tengah gangguan ekspor.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
OPEC+ mempertahankan target produksi minyak November. Harga Brent masih di atas US$ 100 per barel di tengah gangguan ekspor.
China mampu meredam lonjakan harga minyak melalui pengelolaan stok, pembatasan ekspor BBM, dan pengurangan konsumsi domestik.
Harga minyak dunia turun lebih dari 1% setelah kelompok negara pengekspor minyak dan sekutunya (OPEC+) memutuskan menaikkan target produksi mulai Agustus 2026.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 11 sen atau 0,16 persen menjadi US$68,58 per barel.
Data ekonomi dalam dan luar negeri diperkirakan akan menjadi penggerak pasar keuangan hari ini
Langkah OPEC+ meningkatkan produksi di tengah produksi minyak mulai pulih seiring upaya Amerika Serikat bantu UEA dan negara OPEC lainnya ekspor minyak.
Emirat Arab resmi keluar dari OPEC. Keputusan ini memicu ketidakpastian pasar minyak global di tengah Perang Iran dan persaingan dengan Arab Saudi.
OPEC+ sepakat naikkan produksi minyak saat Selat Hormuz masih tertutup. Sementara itu, Warren Buffett kritik tren 'judi' di pasar saham global.
Pemerintah Rusia memastikan tetap bertahan dalam aliansi produsen minyak global OPEC+ meskipun Uni Emirat Arab (UEA) telah memutuskan untuk keluar dari organisasi tersebut.
Harga minyak mentah melesat pada perdagangan Rabu, dengan Brent kontrak pengiriman Juni naik 3,5% ke USD115,13 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melonjak 3,7% menjadi USD103,69 per barel.