EWF | BEI Respons soal IHSG Ambrol Nyaris 5 Persen
Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah nyaris 5 persen selama dua hari terakhir.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah nyaris 5 persen selama dua hari terakhir.
IHSG anjlok nyaris 34 persen sejak awal tahun. Analis mengatakan tekanan terhadap pasar saham belum menunjukkan tanda mereda.
Rupiah ditutup melemah ke Rp 17.966 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, harga minyak, dan inflasi domestik menekan mata uang Garuda.
BI buka suara soal nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS, bahkan makin mendekati level Rp18 ribu.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin buka-bukaan soal dampak pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Bank Indonesia menegaskan akan terus hadir di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah. Pada Rabu siang ini, rupiah sudah tembus Rp 17.957 per dolar AS.
IHSG amblas hampir 5 persen pada sesi I perdagangan Rabu (3/6) karena adanya pelemahan nilai tukar rupiah dan imbas penguatan emiten konglomerasi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hampir 5 persen ke 5.889 pada sesi I perdagangan Rabu (3/6).
Nilai tukar rupiah melemah 0,22 persen ke level Rp17.878 per dolar AS pada perdagangan Rabu (3/6) pagi.
Nilai tukar rupiah nyaris kembali menembus level psikologis Rp18 ribu per dolar AS pada perdagangan Selasa (2/6) pagi usai ambruk ke Rp17.879 per dolar AS.