EWF | Mata Uang Asia Beda Nasib: Yen Terbang Cs, Rupiah Ambruk Paling Parah
Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (30/4/2026).
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (30/4/2026).
Clint Hocking mundur dari proyek Assassin’s Creed Hexe. Ubisoft memastikan pengembangan tetap berjalan meski ada perubahan kepemimpinan.
Perang Iran menguras ribuan rudal penting AS. Kondisi ini memicu kekhawatiran soal kesiapan Washington membela Taiwan dari China.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses restrukturisasi terkait pembengkakan biaya (cost overrun) serta skema manajemen proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah selesai sepenuhnya.
Presiden Donald Trump mengatakan nasib gencatan senjata itu akan tergantung hasil negosiasi terbaru AS dan Iran.
Bursa Efek Indonesia akan menghapus pencatatan 18 emiten pada April ini. Langkah ini bertujuan melindungi investasi publik dan mengurangi risiko di pasar saham.
Sentimen geopolitik global, khususnya Timur Tengah masih menjadi penentu utama pergerakan rupiah. Meski demikian, tekanan dalam negeri tidak bisa diabaikan.
Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani memaparkan prospek investasi di Indonesia di tengah perang Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menegaskan bahwa seluruh kebutuhan belanja pegawai, termasuk untuk PPPK, telah dialokasikan dengan memadai.
Prabowo sempat was-was menanyakan kondisi APBN kepada Purbaya saat harga minyak dunia melonjak tajam hingga mendekati level US$100 per barel.