EWF | Tekanan Rupiah dan IHSG Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Pasar
Indef menilai pelemahan Rupiah ke Rp18.190 dan koreksi IHSG adalah sinyal bagi pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi dan kepastian kebijakan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Indef menilai pelemahan Rupiah ke Rp18.190 dan koreksi IHSG adalah sinyal bagi pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi dan kepastian kebijakan.
Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga (BI-Rate) sebesar 25 basis poin (bps) hari ini sudah tepat.
Pelemahan rupiah dinilai membuka peluang bagi sektor perkebunan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta ekspor sawit dan komoditas pertanian dipercepat.
Everpro membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan melalui solusi yang memudahkan pengelolaan penjualan, customer engagement, hingga fulfillment .
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun menyebut revisi UU P2SK menjadi langkah strategis memperkuat sektor keuangan nasional, mitigasi risiko, dan kepastian hukum industri keuangan digital.
Turunnya posisi Indonesia dalam SGIE 2025/2026 tidak boleh dipandang sebagai kegagalan namun sebagai alarm yang sehat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik dan perang di Timur Tengah dinilai justru menjadi momentum lahirnya pengusaha-pengusaha tangguh. Di tengah tekanan ekonomi, pelaku usaha didorong tetap bergerak...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik berbasis nikel dinilai dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat industri baterai nasional sekaligus memperdalam hilirisasi mineral di Indonesia. Pengamat Ekonomi Energi…
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa telah memastikan kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada esok hari.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan keputusan rebalancing indeks oleh MSCI harus dijadikan momentum pembenahan dan penguatan fundamental pasar modal Indonesia.