EQUITYWORLD SSC : Harga Minyak Dunia Batal Tembus USD 120, Trump Ingin Kuasai Selat Hormuz
Harga minyak dunia sempat melonjak hampir USD 120 per barel sebelum akhirnya turun setelah Trump menyebut AS mempertimbangkan mengambil alih Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Harga minyak dunia sempat melonjak hampir USD 120 per barel sebelum akhirnya turun setelah Trump menyebut AS mempertimbangkan mengambil alih Selat Hormuz.
Harga minyak dunia melonjak tajam seiring eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Artikel mengenai respons Donald Trump terkait harga minyak yang melejit ini menjadi artikel top 3 di kanal Bisnis.
Perang dengan Iran memicu lonjakan harga minyak global. Pemerintahan Trump kini kelabakan mencari cara meredam harga BBM yang mengancam ekonomi domestik AS.
Perang yang dimulai oleh AS dan Israel terhadap Iran membuat harga minyak dunia melambung. Namun, Presiden AS Donald Trump menganggap hal itu cuma hal kecil.
Perum BULOG memastikan stok pangan, terutama beras dan minyak goreng, aman hingga akhir tahun. Masyarakat diimbau untuk tidak panic buying.
Perum Bulog memastikan ketersediaan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi sangat aman dan mencukupi hingga akhir tahun 2026.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pastikan harga BBM subsidi tak naik dalam waktu dekat meski harga minyak dunia melonjak. Pemerintah pilih pantau kondisi sebulan ke
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengkaji dampak kenaikan harga minyak mentah dunia ke harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia. Diketahui, pada Senin (9/3/2026) pagi, harga minyak…
Lonjakan harga minyak dunia hingga mencapai US$ 100 per barel membuat dunia terkejut. Y