EQUITYWORLD SSC : Harga Minyak Dunia Melonjak 10 Persen Usai Serangan Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ketegangan di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia setelah tiga kapal diserang di Selat Hormuz.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Ketegangan di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia setelah tiga kapal diserang di Selat Hormuz.
REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK — Harga minyak melonjak tajam saat perdagangan dibuka pada Ahad (1/3/2026), menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran serta serangan balasan ke Israel dan instalasi...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dampak lonjakan harga minyak dunia akibat perang Amerika Serikat-Israel dan Iran membayangi perekonomian Indonesia. Tekanan tidak hanya mengintai APBN, tetapi juga daya beli masyarakat yang rentan tergerus...
Serangan AS dan Israel ke Iran memicu risiko gangguan pasokan minyak global. Harga minyak berpotensi melonjak hingga USD 100 per barel.
Operasi militer AS di Iran memicu kekhawatiran global, diprediksi melonjakkan harga minyak dunia hingga 10% akibat risiko gangguan jalur distribusi.
Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2% setelah AS dan Iran memperpanjang pembicaraan nuklir.
Minyak global tengah bersiap mencatat penurunan mingguan setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat memperpanjang perundingan
Harga minyak dunia turun tipis setelah sesi fluktuatif, pasar mencermati negosiasi nuklir AS-Iran.
Rusia dan Iran terlibat perang harga untuk merebut pasar minyak mentah China dengan menawarkan diskon besar dalam beberapa tahun terakhir.
Harga minyak dunia bertahan di dekat level tertinggi dalam tujuh bulan pada Rabu (25/2) menjelang pembicaraan Amerika Serikat (AS) dan Iran tentang nuklir.