EWF | Menkeu Purbaya Sebut tak Ada Intervensi Khusus untuk Menopang IHSG
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pastikan tidak ada intervensi khusus meski IHSG terkoreksi tajam. Menkeu andalkan fundamental ekonomi yang solid.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pastikan tidak ada intervensi khusus meski IHSG terkoreksi tajam. Menkeu andalkan fundamental ekonomi yang solid.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tak menyiapkan intervensi khusus untuk menghadapi tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebab, menurut dia, fundamental ekonomi yang kuat bisa...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor pengunduran dirinya sebagai hoaks.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengawasan penggunaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pejabat Badan Gizi Nasional...
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Mengutip data Bloomberg, rupiah sempat melemah ke level Rp 17.858 per dolar AS...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan APBN tetap kokoh meski 1 Dolar ke Rp17.830. Simulasi skenario terburuk telah disiapkan ketika rupiah melemah
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menyebut minat investor global terhadap surat utang Indonesia masih tetap tinggi di tengah gejolak ekonomi dan pasar keuangan dunia. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal kuat...
Menkeu Purbaya menilai peluang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih sangat besar meski dalam beberapa hari terakhir menurun cukup tajam.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimis ekonomi RI Q1-2026 tumbuh 5,61%. Namun, Sri Sultan HB X ingatkan risiko pinjol yang tembus Rp101,03 triliun.