EWF | Rupiah Ditutup Melemah, Harga Minyak dan Sikap The Fed Jadi Pemicu
Nilai tukar rupiah kembali tertekan akibat sentimen global dan domestik, termasuk konflik geopolitik serta pernyataan Presiden Prabowo.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Nilai tukar rupiah kembali tertekan akibat sentimen global dan domestik, termasuk konflik geopolitik serta pernyataan Presiden Prabowo.
Nilai tukar rupiah masih tertekan dan berada di posisi terendah. Rupiah diprediksi akan bergerak pada kisaran 17.660-17.720 per dolar AS.
Pelemahan nilai rupiah berdampak signifikan pada petani desa. Kenaikan harga pupuk dan sarana produksi mengancam kedaulatan pangan Indonesia.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.630 per dolar AS. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa minta investor tidak panik dan tegaskan kondisi beda dengan 1998.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan berdampak terhadap banyak hal, mulai dari...
Pada saat ini, kurs rupiah berada di level 17.659 atau melemah dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 17.597 per dolar AS.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto terkait βorang di desa tidak pakai dolarβ perlu disampaikan secara lebih hati-hati di...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA β Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai memberi tekanan signifikan terhadap industri manufaktur nasional, terutama sektor yang masih bergantung pada bahan baku impor. Pelaku...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia merilis data posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal I 2026 yang tercatat mencapai 433,4 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp7.654 triliun,...
Nilai tukar rupiah dibuka melemah di tengah penguatan dolar AS setelah pertemuan Trump dan Xi Jinping dinilai belum memberi solusi konflik Iran.