EWF | BI Waspada Ekonomi Global Melambat, Inflasi Dunia Naik ke 4,3 Persen
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperingatkan prospek ekonomi global 2026 diperkirakan melambat di tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperingatkan prospek ekonomi global 2026 diperkirakan melambat di tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang perbankan saat ini cenderung lebih selektif dalam melakukan proses underwriting pada debitur kredit pemilikan rumah (KPR) guna memastikan kemampuan bayar debitur...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perlambatan aktivitas industri nikel mulai berdampak pada denyut ekonomi di sejumlah kawasan tambang di Indonesia. Pelaku usaha lokal hingga masyarakat lingkar tambang merasakan penurunan aktivitas ekonomi seiring...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produsen otomotif Jepang, Honda Motor Co., mulai mengubah arah strategi elektrifikasinya di tengah melambatnya permintaan kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV), khususnya di pasar...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gejolak pasar keuangan global mulai mengubah arah bisnis perbankan nasional. Di tengah tekanan nilai tukar rupiah, pasar saham yang fluktuatif, dan persaingan likuiditas yang makin ketat, bank...
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 akan bergerak melandai dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih bergerak solid di...
IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 5% pada 2026, dipengaruhi konflik AS-Iran dan kenaikan harga komoditas. Risiko skenario buruk tetap ada.
ADB melihat kawasan Asia dan Pasifik menghadapi lingkungan global yang penuh tantangan dan ketidakpastian dalam posisi relatif kuat.
ADB menyebutkan konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah merupakan risiko terbesar terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia dan Timur Tengah.