EWF | Horor Penembakan Massal di Sekolah Thailand, Pelakunya ABG 14 Tahun
Kepolisian Thailand mengidentifikasi pelaku penembakan di sekolah menengah di Provinsi Nonthaburi sebagai seorang ABG berusia 14 tahun.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Kepolisian Thailand mengidentifikasi pelaku penembakan di sekolah menengah di Provinsi Nonthaburi sebagai seorang ABG berusia 14 tahun.
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan fenomena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di industri garmen akibat penghentian produksi merupakan bagian dari siklus usaha. Namun, ia menegaskan peluang...
Pergeseran investasi dari sektor padat karya ke padat modal menjadi salah satu penyebab meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di Jawa Tengah.
Samsung Electronics akan PHK lebih dari 700 karyawan di unit bisnis layar, ponsel, dan elektronik konsumen di Amerika Serikat (AS) jelang pindah kantor pusat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah proses penataan tenaga non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN), Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Nunuk Suryani memastikan tidak akan terjadi...
Kemnaker selidiki laporan potensi PHK massal akibat kenaikan harga gas industri dan siapkan mitigasi bagi pekerja terdampak agar cepat dapat kerja.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai langkah mitigasi agar pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak semakin meluas di...
Tekanan muncul akibat kombinasi pelemahan permintaan ekspor, lonjakan biaya bahan baku impor, kurs dolar terhadap rupiah, hingga dampak perang Iran-AS.
Penerapan kemasan rokok seragam dinilai berpotensi menciptakan PHK massal dan memberi celah bagi peredaran rokok ilegal.
OJK memastikan tidak terdapat indikasi penarikan dana besar-besaran dari perbankan (money rush) di tengah anjloknya rupiah ke level Rp18 ribu per dolar AS.