EWF | Hanania Gunakan Uang Jemaah untuk Tutupi Masalah Keuangan Pribadi
Polda Metro Jaya menahan Dirut Hanania Group ASFR terkait penipuan umrah senilai Rp12,14 miliar. Dana jamaah diduga digunakan untuk menutupi masalah keuangan.
PT. Equityworld Futures Pusat Sahid Sudirman Center Jakarta
PT. Equityworld Futures didukung dengan total karyawan lebih dari 5000 staf di seluruh Indonesia. PT Equityworld Futures telah memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di Indonesia
Polda Metro Jaya menahan Dirut Hanania Group ASFR terkait penipuan umrah senilai Rp12,14 miliar. Dana jamaah diduga digunakan untuk menutupi masalah keuangan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pergerakan rupiah dinilai masih mengkhawatirkan, terus terkoreksi hingga mendekati level Rp 18.000 per dolar AS. Padahal, berbagai upaya intervensi terus dilakukan Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan rupiah....
BPK menemukan ratusan masalah dalam pengelolaan keuangan negara, mulai dari sektor pangan hingga kesehatan dalam laporan IHPS II 2025.
Pelemahan rupiah dinilai bukan hanya faktor global, tapi juga masalah fiskal dalam negeri.
Komisi VI DPR RI meminta pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) menghentikan impor gula rafinasi, berikut alasannya.
Menteri PU Dody Hanggodo dukung efisiensi anggaran Rp 12,7 triliun. Prioritas dialihkan ke infrastruktur berbasis masyarakat demi menjaga ekonomi rakyat bawah.
COO BPI Danantara, Dony Oskaria buka suara soal adanya opsi Kemenkeu mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium yang mengelola Kereta Cepat Whoosh.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap sistem Coretax. Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026), Purbaya mengatakan pemerintah menemukan persoalan...
Pembatas ini diharapkan dapat mengakhiri konflik manusia dan gajah secara permanen yang sebelumnya menimbulkan kerugian ekonomi, keamanan, keselamatan, bahkan korban jiwa di masyarakat.
OJK menyatakan jika permintaan kredit sudah cukup tinggi, perbankan kemungkinan tidak akan lagi berinvestasi di Surat Berharga Negara.